Medical Emergency Rescue Committee

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawat- daruratan medis.
MER-C mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin.
MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.
MER-C merupakan lembaga kemanusiaan yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).

Meningitis

Saya mempunyai keponakan yang saat ini didiagnosa dokter mengidap Meningitis(Radang Otak), apakah penyebabnya dan berapa lama proses
penyembuhannya dan dengan apa cara penyembuahannya (Operasi atau yang lainnya) karena terus terang setelah saya membaca artikel tentang Meningitis membuat saya shock.

 

atas perhatian dokter saya mengucapkan terima kasih.

Dokter bisa tolong di respon e-mail saya secepatnya karena saat ini kita sekeluarga sedang bingung dan sangat shock.

rgds, Hari


Jawaban:

Yth Pak Hari,

Terima kasih atas pertanyaannya.
Sebelumnya saya minta maaf apabila jawaban saya kurang memuaskan bagi Saudara. Sulit bagi saya untuk dapat menjelaskan secara lengkap tentang meningitis, tetapi mudah-mudahan informasi ini dapat membantu.

Berdasarkan penyebabnya, meningitis umumnya dibagi menjadi 3: meningitis bakterial (disebabkan oleh bakteri), meningitis viral (disebabkan oleh virus) serta meningitis tuberkulosa (spesifik disebabkan oleh Mycobakterium tuberkulosa, kuman yang sama yang menyebabkan penyakit TBC).
Masing-masing jenis ini memiliki kekhususan dalam gejala penyakit, hasil pemeriksaan laboratorium, terapi yang diberikan, lamanya penyembuhan, serta efek lanjut yang mungkin terjadi (dikenal sebagai sequele).

Saudara tidak memberitahukan usia keponakan Saudara yang didiagnosa meningitis. Hal ini penting karena terdapat sedikit perbedaan penanganan meningitis pada bayi, anak, serta dewasa.
Pada prinsipnya, pada semua meningitis diberikan terapi suportif, artinya, dokter akan berusaha mengatasi gejala yang timbul seperti kejang, demam, dan rasa nyeri pada pasien dengan memberikan obat atau tindakan medis lainnya (seperti memberikan kompres) untuk memberikan kenyamanan pada pasien. Pemberian nutrisi juga perlu diperhatikan. Pada keadaan yang lanjut, sering kali pasien tidak bisa makan seperti biasa, atau mengalami penurunan kesadaran, sehingga pemberian makanan perlu dilakukan melalui jalur infus atau selang makanan melalui hidung.

Selain terapi suportif, perlu tidaknya pemberian antibiotik tergantung pada penyebab meningitis itu sendiri serta keadaan klinis pasien. Umumnya hal ini diketahui dengan melakukan pemeriksaan pungsi lumbal, yaitu mengambil sedikit cairan otak yang diambil dengan jarum khusus melalui tulang belakang. Jika telah diketahui penyebab radang otak berupa bakteri, maka dokter akan memberikan antibiotik, umumnya untuk satu minggu.

Biasanya dokter mempertimbangkan juga cara pemberian antibiotik tersebut apakah ditelan seperti minum obat biasa, atau diberikan melalui jalur infus. Jika ciri-ciri pada cairan tersebut sesuai dengan meningitis tuberkulosa, maka dokter akan memberikan antibiotik khusus yang umumnya akan dilanjutkan selama 6 sampai 9 bulan, walaupun pasien sudah tidak merasakan gejala penyakit. Namun bila ciri cairan otak tersebut sesuai dengan meningitis viral, biasanya dokter tidak memberikan antibiotik kecuali bila keadaan pasien sudah cukup parah atau terdapat kecurigaan bahwa telah terjadi infeksi bakteri bersamaan dengan infeksi virus.

Lamanya penyembuhan juga bervariasi tergantung efektifitas antibiotik (berkaitan dengan pemilihan jenis antibiotik untuk jenis kuman tertentu, kemampuan kuman untuk menyerang otak, serta resistensi kuman terhadap antibiotik), usia pasien, waktu dimulainya pengobatan (pemberian antibiotik yang terlambat akan memberikan hasil yang berbeda dengan pemberian antibiotik diawal penyakit).

Masalah ini sangat kompleks dan spesifik untuk setiap kasus. Saran saya, konsultasikan masalah ini secara rinci dengan dokter yang bersangkutan karena dialah yang mengetahui keadaan pasien dengan baik. Diskusikan setiap langkah pengobatan agar keluarga dan dokter yang merawat dapat saling memahami dan memberikan terapi yang terbaik bagi pasien.

Manusia hanya bisa berusaha, Tuhan lah yang menjadi penentu segalanya. Maka, berserahdirilah kepadaNya dan belajarlah untuk ikhlas. Hanya Dia yang Mahatahu, tahu yang terbaik bagi umatnya, tahu yang ada didunia dan alam lainnya.

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.

(Dr. Ina Ariani Kirana)

 
Kirim Pertanyaan
Mohon periksa kembali, apakah pertanyaan yang akan anda ajukan sudah pernah ditampilkan pada rubrik konsultasi kesehatan. Terima kasih.
Nama
Mohon ditulis nama anda
E-mail
Invalid email address.
Kategori
Please tell us how big is your company.
Judul
Invalid Input
Invalid Input

Refresh
Invalid Input
  
-
Click on the slide!

Kehancuran yang Disebabkan Banjir Bandang di Pakistan

Click on the slide!

Tim MER-C dan PIMA bersiap Menuju Multan, Pakistan Bagian Selatan

Click on the slide!

Tenda Pengungsian Korban Banjir di Gujrat-Pakistan yang Dikunjungi Tim MER-C

Click on the slide!

Relawan MER-C melakukan Soil Investigation untuk RS Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Teknik UIG

Click on the slide!

Tim MER-C di Lokasi tanah waqaf untuk RS Indonesia di Bayt Lahiya

Click on the slide!

Tim MER-C menjelaskan kepada Pedana Menteri Ismail Haniyah mengenai struktur Bangunan RS Indonesia  di Bait Lahiyah

Baner

Dukung Misi Kemanusiaan MER-C ke Palestina
Amanah "One Boat for Gaza"                                                      BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0153678  

Amanah Pembangunan RS Indonesia di Gaza                            BSM cab. Kramat              No. Rek. 009.0121.773      
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

Per tanggal 1 Juni 2009, MER-C memindahkan semua rekeningnya di Bank Muamalat Indonesia ke Bank Syariah Mandiri

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA PALESTINA
Periode 29 Desember 2008 - 28 Februari 2010
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp5.520.970.353.00
BMI   
Rp 3.746.073.969.68
BSMRp 5.863.693.904.80
Donatur Langsung 
Rp 2.476.281.700.00
SMS Donasi (Perkiraan) Rp 954.952.350.00
Penukaran Mata Uang Asing*Rp 39.335.525.00
Konversi mata uang asing**Rp 390.792.125.00
Penjualan Barang*** 
Rp   17.800.000.00
Total Penerimaan s.d 28 Februari 2010
Rp

 19.009.899.927.48

 
Pengeluaran s.d 28 Februari 2010             Rp 5.065.601.407.14
Alokasi untuk pembangunan RS Gaza Rp13.000.000.000.00 
Saldo dana Palestina per 28 Feb '10 Rp

 944.298.520.30 19

 

Terima atas kepercayaan anda yang telah menyumbangkan donasi untuk Palestina. Semoga menjadi amal baik yang tercatat di sisi Allah SWT.

 
Informasi adalah pengetahuan, dan pengetahuan membantu orang membuat keputusan yang tepat.
Jika dengan informasi yang kami berikan melalui Konsultasi Kesehatan ini dirasakan bermanfaat bagi Anda, mohon keikhlasannya untuk menginfakkan sebagian dari rezeki Anda untuk kegiatan misi kemanusiaan MER-C. Terima Kasih.

Misi Kemanusiaan MER-C untuk Gempa Padang
BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0099339
BSM cab. Kramat             
No. Rek. 128.0011802
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA GEMPA PADANG
Periode 30 September 2009 - 30 Desember 2009
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp1.124.966.775,00
BSMRp779.377.975,63
Donatur Langsung
 Rp 499.778.550,00
Total
Rp2.404.123.300,63

A. Sistem Reproduksi Wanita

B. Sistem Reproduksi Pria – Urologi

C. Penyakit Kulit

D. Penyakit Infeksi

E. Penyakit Degeneratif (Diabetes,Hipertensi,dll)

F. Penyakit Tulang dan Sendi

G. Tumor dan Kanker

H. Anak

K. Lain- lain