Medical Emergency Rescue Committee

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawat- daruratan medis.
MER-C mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin.
MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.
MER-C merupakan lembaga kemanusiaan yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).

Delegasi MER-C Indonesia Diterima PM Palestina Ismail Haniya

Hanya sepuluh menit setelah tim MER-C bersilaturahim dengan anggota parlemen di Gaza, Tim MER-C mendapat kabar bahwa PM Gaza, Ismail Haniya, bersedia menemui delegasi MER-C Indonesia siang itu (19/7/2010) jam 14.00 di kantornya. Dan itu berarti, satu jam dari saat telepon diterima.

 

Kebiasaan Tim MER-C adalah pergi berjalan kaki bergerombol, kemana pun selama masih bisa dijangkau. Saat itu, Tim juga tengah menunggu kabar dari salah satu anggota Hilal Ahmar, Muhammad Syafei, yang katanya telah mendapat izin masuk Gaza. Kabar itu diterima Tim sejak 3 jam yang lalu dari Muhammad Syafei yang mengabarkan paspornya sudah dicap oleh imigrasi Mesir, tapi belum mengabarkan balik apakah sudah berada di sisi Gaza atau belum. Rencananya, Tim baru mengirim satu orang untuk menjemput setelah Syafei berada di sisi Gaza.

 

Saat datang undangan langka dari PM Ismail Haniya, konsentrasi Tim menjadi terpecah antara siapa yang akan menjemput. Pilihan termudah adalah mengirim yang tahu jalan dan tahu profil Syafei, tapi dr. Joserizal selaku Ketua Tim saat itu melarang semua anggota tIm pergi, sehingga Tim meminta bantuan anak pemilik apartemen untuk berangkat ke Rafah menjemput Syafei seraya menjelaskan (mungkin) dia mengenakan identitas MER-C. Saat itu HP Syafei sudah susah dikontak lagi.

 

Kegiatan selanjutnya adalah mencari tahu dimana kantor PM Ismail Haniya berada, karena tidak ada satupun dari Tim MER-C yang tahu lokasi kantor. Setelah mencoba menghubungi beberapa orang yang dikenal, ternyata jawaban mereka saling kontradiktif, ada yang bilang dekat, ada yang bilang jauh. Hal ini sudah dapat diprediksi, sebagai pimpinan tertinggi di Gaza dan orang yang paling dicari, pastilah tidak mudah menemuinya. Karena berpatokan dekat, maka Tim MER-C (lagi-lagi) berjalan kaki berombongan menuju kesana.

 

Jam sudah menunjukkan 13.39 siang saat Tim mulai berangkat dari apartemen. Mulai dari RS Syifa Tim sudah mulai kehilangan arah lagi mau kemana. Tidak semua orang yang ditanya tahu dimana kantor PM berada. Mungkin kalau pun mereka tahu, mereka akan menutupi karena yang bertanya mereka anggap orang asing, mereka tidak mau memberitahu. Hingga akhirnya Tim bertanya ke seorang petugas polisi lalu lintas di satu persimpangan jalan. Dia menunjukkan arah dari situ. Kemudian pertanyaan aneh itu keluar,"Apa kamu tahu Qur'an dan Sunnah?". Tim merasa aneh dengan pertanyaan tersebut yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan pertanyaan sebelumnya.

 

Sambil mencoba berjalan ke arah yang ditunjukkan polisi tadi, diantara anggota tim sempat ada yang mengusulkan untuk mencari taksi. Sebuah usul yang bagus disaat matahari Gaza tengah terik siang itu. Tapi yang menjadi masalah adalah bukan lah soal harga, melainkan tidak semua sopir tahu juga dimana kantor PM. Ditambah lagi dengan jumlah rombongan Tim MER-C yang berjumlah sepuluh orang, yang setidaknya membutuhkan 3  taksi untuk bisa mengangkut semua Tim. Tidak mudah menemukan 3 taksi kosong berturut-turut di Jalan Gaza. Akhirnya semua sepakat dengan pilihan terbaik yang ada yaitu tetap bersama melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

 

Akhirnya Tim menemukan kantor itu setelah terlambat 30 menit. "Mana mobil kalian?" tanya penjaga. Mungkin kebiasaan disitu adalah mobil datang, disambut staf kantor selayaknya protokol yang berlaku.

 

Setelah pemeriksaan keamanan, semua rombongan Tim MER-C dipersilahkan masuk ke dalam sebuah ruang pertemuan yang masih kosong namun sudah disediakan jamuan kecil. Air mineral, jus, dan potongan kue tart. Betapa rakyat Gaza adalah bangsa yang sangat menghormati dan melayani tamu. Padahal mungkin di antara mereka ada yang belum pernah menikmati lezatnya kue tart dalam 3 bulan terakhir.

 

Tak lama menunggu, tokoh paling dicari itu masuk dan menyalami Tim MER-C satu per satu. Senyumnya mengembang, jabatannya hangat, dan tatapannya penuh persaudaraan. Di belakang beliau mengikuti Dr. Bassim Naim, Menteri Kesehatan yang dulu menandatangi MOU Pembangunan RS Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Ismail Haniya menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh rakyat Indonesia atas seluruh usahanya membantu rakyat Palestina. "Saat ini," kata Haniya, "Gaza berada di menit-menit terakhir pembukaan blokade. Dan ini memerlukan kesiapan, tidak hanya dari warga Gaza sendiri, tapi juga dari masyarakat internasional." Beliau juga mengatakan bahwa selain RS, rakyat Gaza masih memerlukan bantuan infratruktur di bidang lain seperti jalan raya, kelistrikan, dan pertanian. Mereka sangat mengharap bantuan dari Indonesia yang merupakan negara Muslim terbesar di dunia.

 

Dr. Joserizal Jurnalis sebagai ketua tim menyampaikan semua program MER-C INDONESIA mengenai Gaza. "Kami akan berlayar dari Jakarta menuju Gaza menggunakan kapal tradisional kami." katanya sambil menunjukkan foto perahu yang dimaksud. Tujuan dari pelayaran ini adalah untuk membuka blokade ilegal Israel terhadap Gaza.

 

Di akhir pertemuan, beliau mengalungi setiap orang syal Palestina dengan tanda tangannya tertulis diatasnya. Khusus untuk Desi, reporter Metro-TV, Ismail Haniya memberikan kerudung yang merupakan tradisional dari Palestina.

 

Sebagai balasannya, delegasi Indonesia menghadiahkan kepada Ismail Haniya baju batik. Dan dari Jamaah Hizbullah, Nur Ikhwan memberikan sebuah liwa bertuliskan Allahu Akbar di atas dasar hitam. Ismail Haniya nampak gembira dengan semua pemberian itu.

 
-
Click on the slide!

Pelayanan Medis bagi Korban Banjir Wanita dan Anak-anak di wilayah Gujrat

Click on the slide!

Kehancuran yang Disebabkan Banjir Bandang di Pakistan

Click on the slide!

Tim MER-C dan PIMA bersiap Menuju Multan, Pakistan Bagian Selatan

Click on the slide!

Tenda Pengungsian Korban Banjir di Gujrat-Pakistan yang Dikunjungi Tim MER-C

Click on the slide!

Relawan MER-C melakukan Soil Investigation untuk RS Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Teknik UIG

Click on the slide!

Tim MER-C di Lokasi tanah waqaf untuk RS Indonesia di Bayt Lahiya

Click on the slide!

Tim MER-C menjelaskan kepada Pedana Menteri Ismail Haniyah mengenai struktur Bangunan RS Indonesia  di Bait Lahiyah

Baner

Dukung Misi Kemanusiaan MER-C ke Palestina
Amanah "One Boat for Gaza"                                                      BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0153678  

Amanah Pembangunan RS Indonesia di Gaza                            BSM cab. Kramat              No. Rek. 009.0121.773      
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

Per tanggal 1 Juni 2009, MER-C memindahkan semua rekeningnya di Bank Muamalat Indonesia ke Bank Syariah Mandiri

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA PALESTINA
Periode 29 Desember 2008 - 28 Februari 2010
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp5.520.970.353.00
BMI   
Rp 3.746.073.969.68
BSMRp 5.863.693.904.80
Donatur Langsung 
Rp 2.476.281.700.00
SMS Donasi (Perkiraan) Rp 954.952.350.00
Penukaran Mata Uang Asing*Rp 39.335.525.00
Konversi mata uang asing**Rp 390.792.125.00
Penjualan Barang*** 
Rp   17.800.000.00
Total Penerimaan s.d 28 Februari 2010
Rp

 19.009.899.927.48

 
Pengeluaran s.d 28 Februari 2010             Rp 5.065.601.407.14
Alokasi untuk pembangunan RS Gaza Rp13.000.000.000.00 
Saldo dana Palestina per 28 Feb '10 Rp

 944.298.520.30 19

 

Terima atas kepercayaan anda yang telah menyumbangkan donasi untuk Palestina. Semoga menjadi amal baik yang tercatat di sisi Allah SWT.

Info Kesehatan

Jus delima bermanfaat membantu jantung karena kaya antioksidan yang mencegah penyumbatan oleh kolesterol.

Konsultasi Kesehatan

gigi bengkak terus menerus

Pertanyaan:Saya Retna mahasiswa umur 20 th, terus terang dok saya merasa terganggu sekali dengan gigi graham saya yang gak kempes-kempes... Baca

terdapat daging tumbuh diatas gusi pada anak 1 tahun

Pertanyaan  Dokter, anak saya yang berumur 1 tahun 7 bulan terdapat daging tumbuh di atas gusi sebelah kanan bawah. Bagaimana... Baca

rasa sakit yang luar biasa setelah gigi geraham dicabut

Pertanyaan:Salam dokter. Saya ingin bertanya, kemarin saya baru di cabut gigi geraham ke 2 dari belakang, karena gigi saya bolong,... Baca

Statistik Web

mod_vvisit_counterHari ini830
mod_vvisit_counterPekan ini2634
mod_vvisit_counterBulan ini6894
mod_vvisit_counterPengunjung451747
Kami memiliki 107 Tamu online
   
Events
Buka Puasa Bersama Relawan MER-C Buka Puasa Bersama Relawan MER-C  Markas MER-C yang biasanya sepi oleh relawan akan terasa ramai dan semarak ketika ada kegiatan relawan ataupun ketika ada persiapan misi kemanusiaan. Seperti Sabtu sore (21/8) kemarin, menje...
 
Artikel Kesehatan
Hiperbilirubinemia (Kuning) Pasca lahir Kuning Normal Penyebabnya ? Secara fisiologis, tubuh seseorang memproduksi sel darah merah, dan “membuang” atau memecah sel darah merah yang sudah tua, secara kontinyu. Produk buangan ...