Penyerangan membabi buta oleh tentara Israel terhadap kapal Mavi Marmara akhir Mei lalu berbuntut panjang. Para peserta flotilla yang terdiri dari sedikitnya 36 negara kini bersiap untuk menggugat Israel, baik melalui Dewan HAM PBB maupun International Crime Court (ICC).
MER-C, Muhammad Yasin (TVOne) dan Surya Fachrizal (Wartawan Majalah Hidayatullah) telah menunjuk Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk membawa kasus ini. TPM diagendakan akan berada di Istanbul Turki pada tanggal 15 - 16 Juli 2010, beserta ratusan pengacara Internasional demi membahas berbagai hal terkait gugatan penyerangan terhadap “Freedom Flotilla”.

TPM sebelumnya juga telah mengadakan sidang terbuka yang diperluas dengan MER-C pada hari Senin/28 Juni 2010 di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar, guna mendapat keterangan dari para saksi tragedi di kapal Mavi Marmara.








