
Belum berhasil menembus Gaza via laut pasca insiden Mavi Marmara akhir Mei lalu, kini Tim MER-C mencoba untuk menembus Gaza via darat melalui Perbatasan Rafah di Mesir.
Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Tim MER-C mendapat visa untuk masuk ke Mesir. Sore kemarin (13/7), tepatnya jam 17.00 Tim MER-C yang berjumlah 6 relawan ditambah 4 orang jurnalis bertolak ke Kairo Mesir dengan menggunakan maskapai penerbangan Singapore Airlines. Tim diperkirakan akan tiba di Kairo pada jam 06.15 waktu setempat atau jam 11.15 WIB hari ini.
Tim MER-C terdiri dari 2 dokter, 3 insinyur, 1 logistik dan penterjemah. Sementara media yang turut mengikuti misi ini adalah Metro TV, TVOne dan Majalah Islam Sabili.
.jpg)
Berikut susunan Tim MER-C:
1. Dr. Joserizal Jurnalis, SpOT (Ketua Tim)
2. Ir. Faried Thalib
3. Dr. Arief Rachman
4. Ir. Nur Ikhwan Abadi
5. Ir. Mochammad Baagil
6. Abdillah Onim
Tujuan utama tim ini adalah untuk merintis pembangunan Rumah Sakit Indonesia dimana peletakan batu pertama RS sudah dilakukan oleh Ketua DPR RI dan rombongan pada hari Selasa/29 Juni 2010 di lokasi tanah waqaf di Bayt Lahiya, Gaza Utara. Upaya pembangunan Rumah Sakit dilakukan MER-C untuk menyalurkan amanah dana dari masyarakat Indonesia yang masuk melalui rekening MER-C Palestina sejak tahun 2009.
Relawan insinyur MER-C akan mengawasi secara langsung proses pembangunan Rumah Sakit ini hingga selesai. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar Tim MER-C bisa segera masuk ke Gaza dan memulai pembangunan Rumah Sakit Indonesia sebagai bukti silaturahim antara masyarakat dan pemerintah Indonesia dengan masyarakat dan pemerintah Palestina.
Donasi untuk Pembangunan RS Indonesia dapat disalurkan melalui:
BCA (Bank Central Asia), Cab. Kwitang, No. Rek. 686.0153678
BSM (Bank Syariah Mandiri), Cab. Kramat, No. Rek. 009.0121.773
a.n. Medical Emergency Rescue Committee








