Jum’at (23/10) : Mulai hari Kamis (22/10), MER-C juga bertanggung jawab pada penanganan pasien di bangsal 2 yang masih terdapat pasien pasca operasi sebanyak 18 orang. Sementara di bangsal darurat yang selama ini ditangani oleh MER-C, sebagian besar pasien sudah dipulangkan, tersisa 4 pasien yang kemudian semua digabung perawatannya di bangal 2. Seiring dengan program penanganan pasien di RSUD Pariaman yang masih berlanjut, pada hari Kamis (22/10), MER-C mengirimkan Tim ke-16 yang terdiri dari 4 perawat (2 perawat bedah dan 2 perawat ruangan) yang akan bertugas minimal selama 1 minggu ke depan.
Mulai hari ini, Jum’at (23/10), Tim medis MER-C juga mulai melakukan kunjungan pasca operasi kepada pasien-pasien yang sebelumnya sudah dipulangkan ke rumah atau keluarganya masing-masing. Kali ini, Tim MER-C mengunjungi pasien pasca operasi yang tinggal di wilayah Padang Alai, mengunjungi ke rumah mereka satu per satu untuk mengecek kondisi luka, mengganti perban dan memberikan fisioterapi sederhana.
Saat ini MER-C masih mencari relawan-relawan fisioterapi yang bersedia ditugaskan ke wilayah gempa padang khususnya Pariaman. Program kunjungan pasien pasca operasi ini akan terus dilakukan untuk memantau kondisi pasien. Adanya relawan fisioterapis dalam tim ini akan sangat membantu pasien korban gempa yang telah menjalani operasi bedah tulang. Tenaga fisioterapi juga akan di-rolling untuk bertugas di bangsal RS dan memberikan fisioterapi pada pasien di bangsal 2 RSUD Pariaman yang ditangani MER-C.






