Medical Emergency Rescue Committee

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawat- daruratan medis.
MER-C mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin.
MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam.
MER-C merupakan lembaga kemanusiaan yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).

Meno Mengamuk, Lempar Batu

Pagi itu, rabu 14 November 2007, merupakan jadwal dr. M. Ulil Amri dan dr. M. Fikry Firdaus untuk turun ke lapangan menjalankanMobile Clinic (M-Clinic). Hari itu juga merupakan hari pertama bagi mereka berdua untuk terjun ke lapangan, karena mereka belum genap satu minggu di Timika. Dengan mengendarai sebuah motor Honda dan sebuah motor Suzuki yang getarannya terasa seperti naik bajaj, kedua dokter relawan ini berangkat bersama seorang perawat laki-laki bernama Herdi menuju ke Desa Naena Muktipura (SP 6).

SP 6 memiliki medan yang terberat di antara SP-SP lain yang menjadi lokasi pelayanan M-Clinic. Selain jarak yang ditempuh sepanjang lebih kurang 25 km, jalan yang dilalui juga jauh lebih buruk dibandingkan jalan menuju ke SP 5 dan SP 7.

 

Tiga minggu terakhir ini, M-Clinic selalu kebanjiran pasien. Normalnya rata-rata jumlah pasien hanya berkisar 30-40 orang, tetapi tiga minggu terakhir meningkat hingga mencapai 55 orang. Hal ini disebabkan sejak pasca lebaran Puskesmas Pembantu (Pustu) tidak pernah aktif. Sehingga pasien menumpuk, menunggu pelayanan kesehatan M-Clinic dari Klinik Sosial BNI Berbagi – MER-C datang setiap hari Rabu. Tak heran bila petugas M-Clinic minggu sebelumnya baru kembali ke posko dari pengobatan di SP 6 pukul 15.30 WIT.

Seperti diduga, hari itu pasien sudah banyak menunggu. Seketika itu juga nomor antrian yang dibagi sudah mencapai angka empat puluhan. Dengan tim medis yang terdiri dari dua dokter dan satu perawat, petugas mencoba bekerja secepat dan setepat mungkin. Setiap pasien dipanggil sesuai nomor urut antrian. Bila ada nomor antrian yang setelah tiga kali dipanggil tidak datang, terpaksa dilewatkan oleh petugas agar pasien berikutnya cepat dilayani.

Hingga sampai panggilan pasien dengan nomor antri 45 sebanyak tiga kali, pasien tidak muncul-muncul juga. Menurut keterangan salah satu warga, pasien yang merupakan seorang masyarakat lokal sedang berada di Balai Desa menunggu pembagian uang. Di Papua, masyarakat lokal biasa disapa dengan sebutan ”meno” yang artinya adalah sahabat. Setelah panggilan ketiga, pasien tidak juga muncul-muncul. Tim medis pun melanjutkan pengobatan dengan pasien selanjutnya.

Hingga pasien nomor antri 50, perawat Herdi berinisiatif menanyakan ke salah seorang pasien meno. Meno tersebut seorang laki-laki berusia lebih kurang 40 tahun. Ternyata pasien tersebut adalah pasien dengan nomor antri 45 yang sempat dilewatkan dan baru kembali. Mengetahui bahwa nomornya telah dilewati, tiba-tiba pasien tersebut berdiri dan berteriak ”Saya sudah menunggu lama ini, kamu sudah dibayar sama pemerintah, dibayar sama Freeport bekerja tidak becus. Bodo. Bodo!” Rupanya bapak tersebut berpikir bahwa M-Clinic itu adalah dikelola oleh Pustu ataupun MalCon (lembaga Malaria Control yang dikelola oleh PT Freeport). Mungkin itu wujud kekesalannya terhadap pelayanan Pustu dan Malcon yang kurang aktif. Kemudian Herdi membujuk pasien tersebut untuk masuk ke ruang periksa guna mendapatkan pelayanan. Akan tetapi bapak tersebut sudah terlanjur marah, karena merasa dilewati begitu saja, padahal saat dipanggil bapak tersebut tidak ada karena sedang berada di Balai Desa.

Tiba-tiba bapak tersebut keluar kemudian mengambil sebongkah batu berukuran 1,5 kepalan tangan orang dewasa. ” Saya tidak marah ini. Saya benar”, teriak bapak tersebut sambil berputar-putar di depan Pustu. Bapak yang sedang marah ini seperti sudah kehilangan kontrol sehingga bermaksud melemparkan batu tersebut ke arah Pustu.

Seorang bapak meno berusia lanjut mendatangi bapak yang sedang marah ini dan berusaha menenangkannya. Sementara di dalam Pustu, pengobatan terpaksa bubar. Pasien tersisa yang masih menunggu terpaksa tidak dapat diobati. Perawat dan dokter bergegas membereskan peralatan dan obat-obatan seadanya. Saat itu yang ada di pikiran hanyalah menjaga keselamatan dan keamanan.

Saat keluar dari Pustu kondisi cukup tenang. Bapak yang sedang mengamuk berada 100 meter dari Pustu. Saat petugas M-Clinic sedang mengendarai motor keluar dari areal Pustu, tiba-tiba bapak tersebut berjalan ke arah petugas sambil tetap membawa bongkahan batu. Secara spontan petugas segera kabur dari SP 6, demi menyelamatkan diri.

Banyak hikmah dari peristiwa ini, sehingga membuat tim Klinik Sosial BNI Berbagi – MER-C mengevaluasi segala kelemahan program M-Clinic sehingga dapat memberikan pelayanan lebih baik lagi untuk masyarakat.

*Seperti dikisahkan oleh dr. M. Ulil Amri dan dr. M. Fikry Firdaus

(Relawan Dokter MER-C yang bertugas di Klinik Sosial Timika - Papua)

 
Baner
-
Click on the slide!

Peletakan batu pertama pembangunan 2 unit Sekolah Dasar Negeri di Koto Timur

Click on the slide!

 Rumah Sederhana untuk korban gempa Padang

Click on the slide!

Penyerahan Secara simbolis kunci Rumah dari Wakil Bupati Padang Pariaman, H.Ali Mukhn kepada perwakilan warga korban gempa

Click on the slide!

Penyerahan secara simbolis kunci Rumah dari Perwakilan MER-C kepada Wakil Bupati Padang Pariaman, H.Ali Mukhn

Click on the slide!

Tim MER-C melakukan tindakan operasi pada pasien korban gempa

Click on the slide!

Tim MER-C membantu evakuasi pasien yang akan di rujuk ke dalam ambulance

Misi Kemanusiaan MER-C untuk Gempa Padang
BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0099339
BSM cab. Kramat             
No. Rek. 128.0011802
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA GEMPA PADANG
Periode 30 September 2009 - 30 Desember 2009
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp1.124.966.775,00
BSMRp779.377.975,63
Donatur Langsung
 Rp 499.778.550,00
Total
Rp2.404.123.300,63

Dukung Misi Kemanusiaan MER-C ke Palestina
BCA cab. Kwitang             No. Rek. 686.0153678
BSM cab. Kramat             
No. Rek. 009.0121.773
a.n. Medical Emergency Rescue Committee

Per tanggal 1 Juni 2009, MER-C memindahkan semua rekeningnya di Bank Muamalat Indonesia ke Bank Syariah Mandiri

REKAPITULASI PENERIMAAN DANA PALESTINA
Periode 29 Desember 2008 - 30 Desember 2009
 
Penerimaan (Rupiah)
  
BCA  Rp5.491.279.353.00
BMI   
Rp 3.742.853.969.68
BSMRp 5.845.739.463.80
Donatur Langsung 
Rp 2.475.518.150.00
SMS Donasi (Perkiraan) Rp 968.548.750.00
Penukaran Mata Uang Asing*Rp 39.335.525.00
Konversi mata uang asing**Rp 390.792.125.00
Penjualan Barang*** 
Rp   17.800.000.00
Total
Rp 18.971.867.336.48
 

Penukaran (Mata Uang Asing)*
Riyals Srilanka 1.216; Yuan 6.345; Ringgit 12; Pound Mesir 56; Yen Jepang 1.000; Euro 2.000; BathThailand 500
 
Konversi mata uang asing**
USD @ Rp 11.225,00 ; Riyals @ Rp 2.900,00 ; CNY @ Rp 3.070,00
 
 
Penerimaan dalam Bentuk Barang***
Koin Dinar 1 buah; HP Nexian 1 buah; Cincin Emas 11 buah; Gelang Emas 2 buah; Kalung Emas 3 buah; Cincin Biasa 3 buah; Jam Tangan 4 buah

SMS Donasi
Mohon maaf untuk sementara sms donasi tidak bisa di gunakan karena sedang dalam perbaikan sistem.

Terima atas kepercayaan anda yang telah menyumbangkan donasi untuk Palestina. Semoga menjadi amal baik yang tercatat di sisi Allah SWT.

Baner

Info Kesehatan

Gejala usus buntu awalnya muncul nyeri ulu hati yang kemudian pindah ke perut kanan bawah, kadang-kadang untuk berjalan perut akan terasa nyeri, disertai mual, muntah & demam.


Konsultasi Kesehatan

gigi bengkak terus menerus

Pertanyaan:Saya Retna mahasiswa umur 20 th, terus terang dok saya merasa terganggu sekali dengan gigi graham saya yang gak kempes-kempes... Baca

terdapat daging tumbuh diatas gusi pada anak 1 tahun

Pertanyaan  Dokter, anak saya yang berumur 1 tahun 7 bulan terdapat daging tumbuh di atas gusi sebelah kanan bawah. Bagaimana... Baca

rasa sakit yang luar biasa setelah gigi geraham dicabut

Pertanyaan:Salam dokter. Saya ingin bertanya, kemarin saya baru di cabut gigi geraham ke 2 dari belakang, karena gigi saya bolong,... Baca

Statistik Web

mod_vvisit_counterHari ini66
mod_vvisit_counterPekan ini3358
mod_vvisit_counterBulan ini8145
mod_vvisit_counterPengunjung266763
Kami memiliki 32 Tamu online
 
Info Klinik
Pelatihan Dukun Bayi MER-C Sorong Kehamilan dan kelahiran bayi merupakan suatu peristiwa yang sangat ditunggu-tunggu bagi setiap keluarga. Kelahiran seorang anak merupakan anugrah dan amanah yang dititipkan oleh Allah SWT. Oleh karena...
   
Artikel Kesehatan
Hiperbilirubinemia (Kuning) Pasca lahir Kuning Normal Penyebabnya ? Secara fisiologis, tubuh seseorang memproduksi sel darah merah, dan “membuang” atau memecah sel darah merah yang sudah tua, secara kontinyu. Produk buangan ...
 

Klip MER-C

Dilat Relawan MER-C 2008