Alhamdulillah... berkat rahmat Allah SWT, Rumah Sakit Indonesia telah dimulai proses pembangunanya pada tanggal 14 Mei 2011 di Bayt Lahiya, Gaza, Palestina.

Siaran Pers

Buyat Villagers Contaminated by Arsenic Matter


TEMPO Interactive, Jakarta:Villagers in Buyat, North Sulawesi, whose area was once polluted by PT Newmont Minahasa Raya, have shown indications of being contaminated by arsenic.

“Lab results on the arsenic levels showed that eight percent or five out of 65 respondents are suffering from chronic arsenic poisoning,” said research director at the Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C), Dr Zackya Yahya.

Zackya said that arsenic poison was not found in the blood because the process happened a long time ago. However, physical checks showed that arsenic was still deposited in their hair and nails.

MER-C Turut Berduka Cita untuk Khadafi

“Allah lebih tahu apakah konflik ini karena Allah atau karena kekuasaan”

 

 Jakarta - MER-C turut berduka atas tewasnya Muammar Khadafi. Hal ini disampaikan oleh Presidium MER-C, dr. Joserizal Jurnalis, SpOT pasca berita tewasnya mantan Pemimpin Libya yang pernah berkuasa selama 4 dekade tersebut mulai muncul di berbagai media.

 

Menurut Joserizal, Khadafi telah banyak membantu Gaza. Dokter spesialis bedah tulang dan traumatologi ini berkata demikian karena ia bersama Tim MER-C melihat sendiri konvoi bantuan dari Khadafi ketika tengah menunaikan tugas kemanusiaan ke Gaza Palestina untuk menolong korban agresi Israel pada tahun 2009. “Kami lihat sendiri konvoi bantuannya di Perbatasan Rafah Mesir pada Januari 2009,” ungkapnya.

 

Bahkan, menurut Jose, di Sentul Bogor terdapat masjid “Muammar Qaddafy”. Masjid ini dikelola oleh Yayasan Az-Zikra milik Ustadz Arifin Ilham dkk. "Organisasi Islam besar Indonesia juga mendapat bantuan dari Khadafi," tambahnya.

 

“Allah lebih tahu apakah konflik yang terjadi karena Allah atau karena kekuasaan,” tutur Jose. “Yang pasti, kami keluarga besar MER-C turut berduka cita. Semoga almarhum diampuni dosa dan diterima amalnya. Amien,” imbuhnya.

 

Dok foto: (REUTERS/Ismail Zitouny)

Buku ”Jalan Jihad Sang Dokter” Resmi Diluncurkan

Minggu/14 Agustus 2011, bertempat di Toko Buku Gramedia Matraman, Mizan PPH dan MER-C resmi meluncurkan buku berjudul ”Jalan Jihad Sang Dokter” (JJSD). Buku berjenis memoar setebal 348 halaman ini merupakan sebuah kisah nyata perjalanan dr. Joserizal Jurnalis, SpOT bersama Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri. Rita T. Budiarti (Penulis) dan Adi Sasono selaku Tokoh Nasional sekaligus sosok yang sangat berperan pada awal pendirian MER-C turut memberikan sambutan dan kesannya pada acara Launching dan Talkshow buku JJSD yang diterbitkan Qanita-Mizan Publika Publishing House. Saat ini buku JJSD sudah bisa didapat di toko buku-toko buku terdekat. Buku juga bisa dipesan melalui MER-C Pusat Jakarta, MER-C Cabang Yogyakarta, MER-C Cabang Solo, MER-C Cabang Semarang, MER-C Cabang Mataram dan segera menyusul MER-C Cabang Medan dan Padang.

 

Selamat membaca dan dibawa berkelana ke berbagai wilayah perang dan konflik yang diceritakan dalam buku ini. Dengan membeli buku JJSD berarti anda juga sudah ikut menyumbang untuk pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza.

 

Sinopsis

 

Penulis                   : dr. Joserizal Jurnalis & Rita T. Budiarti

Penerbit                 : Qanita- Mizan Publika Publishing House

Format                   : 13 x 20 cm

Jumlah halaman     : 348

Harga                     : Rp 58.500,-

 

Dr. Joserizal Jurnalis mengisahkan perjalanannya bersama Tim MER-C menantang maut, menyelamatkan ribuan nyawa, demi kemanusiaan, melalui buku yang kini tengah beredar. Apa saja pengalamannya?

 

Bersentuhan dengan ranah perang, konflik, dan bencana selama 12 tahun telah memberikan banyak kisah dan hikmah bagi MER-C dan para relawan yang terlibat di berbagai misi kemanusiaannya. Berawal dari tahun 1999, MER-C mengirimkan relawannya ke Maluku, sebuah wilayah yang saat itu tengah bergejolak akibat konflik SARA. Beranjak dari pengalaman konflik Maluku inilah, organisasi MER-C kemudian lahir dan diresmikan tepatnya pada 14 Agustus 1999 dengan prinsip profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi. MER-C selalu berkomitmen untuk membantu sesama manusia tampa memandang perbedaan di antara mereka. Hal ini dibuktikan ketika MER-C mengirimkan relawannya ke Afghanisan, Irak, Iran, Palestina, Lebanon Selatan, Kashmir, Sudan, Filipina Selatan, Thailand Selatan, dan masih banyak lagi. Begitu juga ketika mengawal kesehatan Ust. Abu Bakar Baasyir, Ust. Abu Jibril, almarhumah istri almarhum panglima GAM Ishak Daud, orang-orang yang dipenjara karena tuduhan ”teroris” (almarhum Imam Samudera, Amrozi, Ali Gufron, dan lain-lain) dan narkoba, serta Komjen Pol. Susno Duadji.

 

Lambangnya mengandung dua unsur, yakni bulan sabit merah sebagai simbol Islam, dan bola dunia yang berarti universal, rahmatan lil ‘alamin yang menjadi prinsip utama MER-C. Badan hukumnya berbentuk lembaga swadaya masyarakat dan berasaskan Islam. Para anggotanya merupakan relawan yang dalam setiap melakukan misi kemanusiaannya tidak dibayar (unpaid volunteers). Dan jika konflik dan bencana begitu identik dengan MER-C, ada satu nama yang saat ini begitu menyatu dengan lembaga ini, yakni Joserizal Jurnalis!

 

Masa kecilnya Jose habiskan di kompleks IKIP, Padang dan bersekolah di PPSP (Proyek Perintis Sekolah Pembangunan) yang jumlahnya sedikit di Indonesia waktu itu. Kejujuran, tampaknya sangat ditekankan betul oleh kedua orangtuanya. Jose tidak dituntut untuk meraih prestasi setinggi mungkin. Namun, Jose dituntut untuk menggapai prestasi dengan cara yang jujur.

 

Prinsip tersebut dipegangnya secara erat. Oleh karena itu, sewaktu kuliah di Fakultas Kedokteran UI, Jose memilih tidak bergabung dengan salah satu organisasi mahasiswa Islam yang cukup kuat di kampus. Dia tidak setuju dengan ulah sebagian mahasiswa yang menempatkan organisasi tersebut sebagai alat untuk memperoleh kekuasaan. Selain itu, ada beberapa anggotanya yang tidak konsisten. Mereka bicara tentang perjuangan Islam, tetapi masih nyontek di kelas. (Halaman 64).

 

Selepas kuliah, kariernya sebagai dokter dimulai di Puskesmas Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tengah, Padang. Sedangkan  di Tual, sekitar 540 km kota Ambon, merupakan kawasan konflik yang pertama kali didatangi, tahun 1999. Setibanya di Tual, tepatnya di depan masjid al-Hurriyah, Jose bersama koleganya; Syafik dan Basuki langsung bekerja melakukan operasi minor meski dengan segala keterbatasan. Meja operasinya adalah teras Masjid, tanpa kasur, bahkan alas koran sekalipun. Beberapa kali mereka bekerja di bawah sorotan lampu senter karena aliran listrik sering mati. Pernah, Jose menemukan kasus korban yang tangannya putus terkena bom. Karena tidak ada alat, akhirnya dia menggunakan gergaji kayu untuk operasi tulang. Dia juga terpaksa menggunakan madu sebagai pengganti antibiotik.

 

Setelah Tual, Jose seperti “ketagihan” berjihad. Bersama koleganya di MER-C, ia terjun ke Aceh dan Yogyakarta. Bahkan, mereka melanglang buana ke berbagai negara yang dilanda konflik. Tercatat, tahun 2001 terjun ke Kandahar, Afganistan, 2002 menjadi relawan dalam perang Irak, 2005 menangani korban gempa di Kashmir, Pakistan. Dan tahun 2009 terjun langsung ke “penjara terbesar” di dunia, Gaza Palestina. Atas sumbangan masyarakat Indonesia tim MER-C tengah membangun sebuah rumah sakit. Jika kelak berdiri, RS Indonesia itu akan menjadi RS pertama di Gaza Utara. (Halaman 302).

 

Kontribusi dan dukungan dari berbagai elemen bangsa sangat diharapkan untuk mempercepat pembangunan RS INDONESIA. Rumah sakit yang membutuhkan biaya sekitar 30 miliar itu akan menjadi kebanggaan bersama bangsa Indonesia. Di samping itu, diharapkan hal ini bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional, khususnya di wilayah Timur Tengah. Pendanaan rumah sakit ini digalang MER-C dengan gerakan donasi rakyat Rp 20 ribu/orang untuk pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza. Hingga 2 bulan ini, donasi yang terkumpul dari gerakan Rp20 ribu/orang sudah mencapai 1 Miliar.

 

Lalu, apa yang membuat seorang Joserizal Jurnalis seakan tak kenal lelah berjihad? Menurut Jose kuncinya, lakukan sesuatu dengan ikhlas, dan selalu berusaha lebih keras untuk ikhlas, maka Allah akan mempermudahnya dengan mempertemukan orang-orang yang memiliki gelombang yang sama. Sebaliknya, jika dilandasi maksud buruk atau tidak tulus, sekalipun sudah duduk dan bicara panjang lebar, tetap saja seperti ada hijab yang menghalanginya. Namun, ikhlas merupakan kondisi yang harus diusahakan karena dia bisa juga menghilang.

 

Membaca buku berjudul Jalan Jihad Sang Dokter yang diterbitkan Qanita-Mizan Publika Publishing House, akan membawa pembaca mengikuti seluk-beluk perjuangan seorang aktivis kemanusiaan. Pengalamannya mempertaruhkan nyawa dengan menandatangani “kontrak kematian” saat memutuskan memasuki kawasan  konflik seperti Gaza, akan mampu menginspirasi dan mengobarkan semangat kemanusiaan pembaca. Royalti yang didapat dari penjualan buku terbaru MER-C yang berjudul "Jalan Jihad Sang Dokter" ini pun akan disalurkan untuk membantu pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza. Semoga buku ini berguna dan bermanfaat bagi yang membacanya dan semoga bisa menambah semangat kita semua untuk senantiasa berbagi dan berbuat baik bagi sesama.


 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk informasi lebih lanjut :

Mizan Publika Publishing House

Telp. (021) 788 80569/ 788 805 56

Fax. (021) 788 80563

Email. mpph@mizan.com / hikmahpublisher@gmail.com

 

atau

 

MER-C (Medical Emergency Rescue Committee)

HP. 0811 99 0176

Telp. (021) 3159235

Fax. (021) 3159256

Email. merc@indosat.net.id

 


Benar, JAT Sumbang Rp 300 juta untuk Program RS Indonesia di Jalur Gaza

MER-C membenarkan Jama'ah Ansharut Tauhid (JAT) adalah salah satu donatur untuk program pembangunan RS Indonesia di Gaza Palestina. Donasi yang sudah disumbangkan oleh lembaga pimpinan Ustadz Abu Bakar Baasyir sampai dengan saat ini berjumlah Rp 300 juta. Donasi dikirimkan melalui transfer ke rekening MER-C khusus untuk program Pembangunan RS Indonesia. Dana sebesar Rp 300 juta diberikan JAT dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 150 juta dikirimkan pada tanggal 14 April 2009, kemudian donasi tahap kedua dengan jumlah yang sama dikirimkan pada tanggal 14 Maret 2011. Amanah kedua donasi itu adalah untuk program pembangunan RS Indonesia di Gaza yang saat ini sudah mencapai proses pengumuman pemenang tender.

 

Sebagai sebuah LSM yang independen, dana yang diterima MER-C untuk program pembangunan RS Indonesia semuanya murni berasal dari masyarakat Indonesia baik itu perorangan, lembaga, institusi maupun perusahaan.  Tidak ada bantuan (donasi) asing maupun bantuan (donasi) dari Pemerintah untuk program ini. Semua donatur dan masyarakat dapat mengecek donasinya di website MER-C karena laporan ini kami tampilkan secara transparan dan rutin di website MER-C yang beralamat di www.mer-c.org. Karena semua dananya berasal dari masyarakat Indonesia, maka Rumah Sakit di Gaza diberi nama RS INDONESIA.

MER-C Bantah Pernyataan Menkes RI Terkait Izin dan Lahan RS di Gaza Sulit

Siaran Pers

 

 

MER-C bantah pernyataan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih bahwa lahan dan izin untuk RS di Gaza sulit. Hal ini menurut Menkes, seperti ditulis oleh Tempo Interaktif.com, membuat pemerintah RI urung membangun RS sendiri di Gaza sehingga bantuan diberikan ke RS Al Shifa yang sedang dalam proses pembangunan. Pernyataan ini diberikan oleh Menkes usai menyaksikan penandatanganan MOU antara Pemerintah yang diwakili Kemenkes RI dengan IDB untuk membangun sebuah pusat perawatan jantung (Cardiac Center) di RS Al Syifa.

 

MER-C sebagai NGO Indonesia yang sejak awal agresi Israel atas Gaza bahkan sampai saat ini sejumlah relawannya masih berada di Gaza untuk menindaklanjuti program pembangunan RS Indonesia berupa Pusat Traumatologi dan Rehabilitasi yang terletak di Bayt Lahiya Gaza Utara tentu membantah pernyataan Menkes ini. Hal ini dikarenakan lahan dan izin untuk membangun Rumah Sakit Indonesia sudah didapat dan dikantongi sejak tahun 2009. Lahan sudah didapat sejak tahun 2009 yang merupakan waqaf dari Pemerintah Palestina di Gaza. Izin juga sudah diberikan oleh pemerintah Palestina.

 

News

Edit

Amount of short articles:

Amount of articles links:

You can order sections with dragging on list bellow:

  • News
Save
Cancel
Reset

Siaran Pers

Buyat Villagers Contaminated by Arsenic Matter

TEMPO Interactive, Jakarta:Villagers in Buyat, North Sulawesi, whose area was once polluted by PT Newmont Minahasa Raya, have shown indications of being contaminated by arsenic. “Lab results on the a

Thursday, 16 February 2012 Comments

Program MER-C

Image - MER-C Resmikan Cabangnya di Padang – Sumatera Barat

MER-C Resmikan Cabangnya di Padang – Sumatera Barat

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Cabang Padang Sumatera Barat akhirnya diresmikan pada hari Minggu (20/03) oleh Presidium MER-C Indonesia, dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT. Bertempat di Masjid

Monday, 11 April 2011 Comments

Misi MER-C


Warning: getimagesize() [function.getimagesize]: Filename cannot be empty in /home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/helpers/image.helper.php on line 113

Warning: imagesx(): supplied argument is not a valid Image resource in /home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/helpers/image.helper.php on line 177

Warning: imagesy(): supplied argument is not a valid Image resource in /home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/helpers/image.helper.php on line 178

Warning: imagecopyresampled(): supplied argument is not a valid Image resource in /home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/helpers/image.helper.php on line 221

Warning: imagepng() [function.imagepng]: Unable to open '/home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/cache/' for writing: Is a directory in /home/merc/public_html/modules/mod_gk_news/helpers/image.helper.php on line 225

Image - Warga Buyat Diduga masih Keracunan Arsenik

Warga Buyat Diduga masih Keracunan Arsenik

Sebanyak 65 warga Buyat diduga masih mengidap kadar arsenik cukup tinggi. Warga Teluk Buyat di Semenanjung Minahasa, Sulawesi Utara sampai saat ini  diduga masih terkena dampak pencemaran limbah per

Tuesday, 21 February 2012 Comments

Info Klinik

Penyuluhan Kesehatan dan Kotak Amal Peduli, Program di Klinik Sosial Kangean

Mungkin tidak banyak yang tahu dimana Kangean itu berada. Kangean atau tepatnya Pulau Kangean adalah salah satu pulau terbesar di gugusan pulau yang terletak di sebelah ujung timur Pulau Madura.

Friday, 13 August 2010 Comments

Info Cabang

Image - MER-C Cabang Padang Turunkan Tim Medis ke Lokasi Banjir Bandang Pesisir Selatan

MER-C Cabang Padang Turunkan Tim Medis ke Lokasi Banjir Bandang Pesisir Selatan

Menyusul banjir bandang yang melanda Pesisir Selatan, Sumbar, MER-C Cabang Padang, pada Jum'at/4 nov 2011 kemarin telah menurunkan tim medisnya ke lokasi bencana. Tim terdiri dari 4 relawan yang ter

Saturday, 5 November 2011 Comments

Global March to Jerusalem

Image - Gerakan Global Menuju Jerusalem – 30 Maret 2012

Gerakan Global Menuju Jerusalem – 30 Maret 2012

Sejak pendudukan Zionis terhadap 78 persen Tanah Palestina pada 1948, menyusul pendudukan Yerusalem dan tanah Palestina tersisa pada 1967, Yerusalem terus mengalami upaya Zionisasi sementara Palesti

Monday, 16 January 2012 Comments

Global March to Jerusalem

Global March to Jerusalem

Gerakan Global Menuju Jerusalem – 30 Mar

News image

Sejak pendudukan Zionis terhadap 78 persen Tanah Palestina pada 1948, menyusul pendudukan Yerusalem dan tanah Palestina tersisa pada 1967, Yerusalem terus mengalami upaya Zionisasi sementara Palestina menderita kolonisasi tanpa henti. S...

Monday, 16 January 2012 | Comments

Read more

DAPATKAN Memoar terbaru MER-C "JALAN JIHAD SANG DOKTER". Kisah perjalanan dr. Joserizal & Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri hingga lika-liku Pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza. Harga Rp 58.500,- (diluar ongkir). Ongkir Jakarta Rp 6.000,-, ongkir luar Jakarta sesuai dengan tarif JNE. Biaya dapat ditransfer via BSM, 128.0011.816, a.n. Medical Emergency Rescue Committee. Informasi & Pemesanan: 0811 99 0176, merc@indosat.net.id atau fax ke 021-3159256.

Media Partner

Banner

Update RS Indonesia

Krisis BBM dan Listrik, Membuat Gaza Mak

News image

Ketika disebut Gaza atau Palestina tentu terbayang oleh kita bagaimana banyak kekejaman Zionist Israel terjadi. Gaza, derita penduduknya seolah tiada henti, setelah diblokade secara illegal oleh Israel selama 2 tahun, di...

Saturday, 18 February 2012 | Comments

Read more
turkiyenin buyuk ve bedava izleyeceginiz porno sex sikis adult videolari porno filmleri bizim sitede daha hizli bi sekilde izliyebilirsinizpornositesi.. porno izleme sitesi.. sikissitesi.. sex izleme sitesi.. tecavuz pornosusitesi..
bedava sikis videolarinin bulabileceginiz adrestir tikla sonra git diger sitede sinirsiz video izle bedava porno videolarinin bulabileceginiz adrestir tikla sonra git diger sitede sinirsiz video izle site arama kelimeleri porn, porn, sex, sex, porn, porn videos, porn videos, online porn download, sex videos, free porn, porn video sex, porno film, sex film, porno, porno, Turkish Porn, Porn Videos porn, porn, free porn, free porn and best porn video, hd porno, Turkish porn, hd porn, hidden porn shooting, high quality porn And live as virus-free porn, sex, sex tracking site Turkiye'nin En Buyuk porno izleme sitesi. Turkiye'nin En Buyuk canli porno izleme sitesi. Turkiye'nin En Buyuk porno izleme sitesi. Turkiye'nin En Buyuk turbanli porno izleme sitesi Turkiye'nin En Buyuk porno izleme sitesi Turkiye'nin En Buyuk porno videolariizleme sitesi.