MER-C

 
 
You are here: Home News ROOT News Misi MER-C Warga Buyat Diduga masih Keracunan Arsenik
 
 

Warga Buyat Diduga masih Keracunan Arsenik

Email Print

Sebanyak 65 warga Buyat diduga masih mengidap kadar arsenik cukup tinggi.

Warga Teluk Buyat di Semenanjung Minahasa, Sulawesi Utara sampai saat ini  diduga masih terkena dampak pencemaran limbah pertambangan PT Newmont Minahasa Raya beberapa tahun yang lalu.



Kepala Divisi Riset MER-C Dr Zackya Yahya mengatakan sampai saat ini masih ada warga Buyat yang terindikasi racun arsenik.

Fakta itu, kata Zackya, didapat dari dua hasil penelitian yang dilakukan  MER-C terhadap beberapa warga Buyat pada tahun 2011.


"Dari penelitian terhadap 65 responden diketahui ternyata masih ada kadar arsen yang tidak normal dalam kuku responden," kata Zackya saat memaparkan hasil penelitiannya, Rabu (15/2).

Di samping itu, kata Zackya, sekitar 60% dari 65 jumlah responden yang diteliti oleh MER-C juga mengalami perubahan warna yang tidak normal pada langit-langit lidah mereka. Warna langit- langit lidah mereka menjadi coklat kekuningan.

"Adanya hiperpigmentasi pada langit-langit lidah itu adalah salah satu  dari referensi disebabkan oleh keracunan arsen kronis," kata Zackya.

Ia mengakui penelitian yang dilakukan oleh MER-C ini masih ada kekurangan karena hasilnya baru didapatkan dari orang yang diperiksa saja.

"Maka itu selanjutnya mengenai bagaimana warga yang belum kita periksa akan kita jadikan perhatian," kata Zackya.

Meskipun demikian, kata Zackya, MER-C tetap merekomendasikan kepada  instansi terkait, seperti Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat,  Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, untuk segera  memberi pelayanan kesehatan dan terapi secara benar bagi warga Buyat yang terindikasi keracunan Arsenik.

Selain itu, kata Zackya, pihaknya juga meminta pemerintah agar menormalkan kembali kuaalitas air di sumur-sumur warga Buyat.  


Penulis: Agus Triyono/ Kristantyo Wisnubroto  
Sumber : http://www.beritasatu.com/nasional/31938-warga-buyat-diduga-masih-keracunan-arsenik.html


 

 
 
 
 

JALAN JIHAD SANG DOKTER". Kisah perjalanan dr. Joserizal & Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri hingga lika-liku Pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza.
Dapatkan di Toko Buku atau MER-C
Rp. 58.500,-