Atas Permintaan Pemda Setempat, MER-C Kirim Tim ke-2 ke Sampang

Jakarta – Atas permintaan langsung dari Pemda Sampang melalui Bakesbang Sampang, MER-C memutuskan untuk mengirimkan kembali Tim Medisnya ke Sampang. “Saya ditelpon dari Pemda Sampang, Bapak Rudi dari Bakesbang Sampang agar MER-C menurunkan Tim Medis karena menurutnya MER-C dapat dipercaya oleh kedua belah pihak,” demikian ungkap dr. Joserizal Jurnalis, SpOT, Presidium dan Pendiri MER-C. Menanggapi permintaan tersebut, MER-C sebagai sebuah lembaga sosial kegawatdaruratan medis untuk korban perang, konflik dan bencana alam baik di dalam maupun di luar negeri kemudian memberangkatkan Tim Medisnya ke Sampang, Madura (Jawa Timur) pada hari Senin (23/01) lalu. Ini merupakan Tim ke-2 setelah sebelumnya Tim Medis MER-C sempat memberikan bantuan pelayanan medis bagi 600 pengungsi konflik Sunni Syiah di di GOR Sampang pada 8 – 12 Januari 2012. Keberadaan Tim MER-C kali ini diharapkan bisa ikut membantu meredam konflik melalui pendekatan pelayanan kesehatan bagi kedua belah pihak yang sempat bertikai.
Sesampainya di Sampang, Tim MER-C pun langsung berkoordinasi dengan Kapolres setempat untuk kemudian melakukan survey lokasi dalam rangka pendirian pos kesehatan yang nantinya bisa mencakup kedua belah pihak yang bertikai, yaitu Sunni – Syiah. Dari informasi yang diterima oleh Tim MER-C pada hari Jumat, 20 Januari 2012, masing-masing pihak yang bertikai sebenarnya telah berdamai. Hari itu baik komunitas Syiah dan Sunni melakukan shalat jum’at di masjid yang sama, masjid Al Anshar Banyu Arum yang terletak diantara dua komunitas.
Usai berkoordinasi, Tim MER-C langsung melakukan survai lokasi ditemani oleh WaKapolres Sampang dengan pengawalan ketat menggunakan 3 buah mobil Ranger milik Polres. Tim harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalanan setapak naik turun berlumpur dan berbatu untuk memasuki dusun kecil tempat terjadinya konflik, yaitu dusun Angsanah dan Gading Laok desa Bluuran kec. Karang Penang dan dusun Nangkernang, desa Karang Gayam Kec. Omben, kab Sampang. Hari itu diputuskan lokasi posko kesehatan MER-C sementara berada di Masjid Al Anshar, sambil menunggu perkembangan selanjutnya dari Pemda terkait, khususnya Dinas Kesehatan.
Esok harinya,, Selasa (24/01), sebelum bergerak menuju posko kesehatan yang sudah disepakati kemarin, Tim MER-C terlebih dahulu berkunjung ke Kantor Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi dan meminta izin ke Dinas Kesehatan Kab. Sampang. Kedatangan Tim MER-C diterima dengan hangat oleh dr. Firman selaku Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kab. Sampang. Turut hadir dalam pertemuan hari itu, Bapak Arsyad - dari anggota DPRD II Jawa Timur.
Dari pembicaraan antara Tim MER-C dengan Dinas Kesehatan, akhirnya disepakati bahwa Tim MER-C akan bergerak secara sinergis beserta Tim dari Dinas Kesehatan setempat. Hasil pertemuan saat itu juga mengagendakan pelaksanaan ulang kegiatan Posyandu untuk bulan Januari ini pada hari kamis besok, 26 Januari 2012. Menurut Kadinkes, Posyandu bulan Januari sebenarnya sudah dilaksanakan, namun kegiatan Posyandu di hari Kamis besok akan disertai dengan pengobatan massal dari Tim MER-C, untuk melayani masyakarat yang terlibat konflik Sunni-Syiah.
Usai pertemuan dengan Dinas Kesehatan, Tim MER-C dibagi menjadi dua tim. Tim Pertama langsung bertugas di Masjid Al Anshar Banyu Arum sesuai rencana semula, sementara Tim kedua menuju Puskesmas Omben dan Puskesmas Karang Penang untuk koordinasi mengenai kegiatan Posyandu dan Pengobatan Massal hari Kamis besok.
Siang harinya, Tim Medis MER-C yang berjaga di Masjid Al Anshar Banyu Arun siang itu mulai kedatangan warga yang akan berobat. Hingga sore hari sebanyak 65 warga, baik tua-muda, anak-dewasa, dari kedua belah pihak Sunni – Syiah datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan cuma-cuma.
Misi Kemanusiaan di Sampang merupakan salah satu bagian dari kegiatan MER-C. Saat ini MER-C juga tengah melakukan kegiatan sosial kemanusiaan di berbagai wilayah baik di Indonesia maupun di luar negeri seperti: di wilayah tsunami Aceh, wilayah gempa Padang (Sumbar), wilayah banjir lahar dingin Yogyakarta, puluhan klinik sosial yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, pembangunan RS di Galela (Maluku Utara) hingga Pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Dalam melakukan misi kemanusiaannya, MER-C menyalurkan donasi dari masyarakat berdasarkan amanahnya. (www.mer-c.org)




