MER-C

 
 
 
 

Penyuluhan Kesehatan dan Kotak Amal Peduli, Program di Klinik Sosial Kangean

Email Print

Mungkin tidak banyak yang tahu dimana Kangean itu berada. Kangean atau tepatnya Pulau Kangean adalah salah satu pulau terbesar di gugusan pulau yang terletak di sebelah ujung timur Pulau Madura. Walaupun masih termasuk ke dalam propinsi Jawa Timur, namun letak wilayah ini termasuk kategori sangat terpencil. Di sinilah salah satu Klinik Sosial kerjasama BNI dan MER-C berada, tepatnya di Desa Duko Kecamatan Arjasa. Program penyuluhan merupakan program rutin klinik ini yang dilakukan setiap satu minggu sekali.

 

Dengan kategori wilayah sangat terpencil tadi, memang tidak mudah untuk mencapai klinik sosial yang satu ini. Dari Surabaya kita harus menuju Sumenep di Pulau Madura. Untungnya, saat ini sudah ada jembatan Suramadu. Seperti namanya, jembatan ini menghubungkan Surabaya dan Madura sehingga waktu tempuh yang diperlukan dari Surabaya untuk mencapai Sumenep hanya sekitar 4 jam. Dari Sumenep, kita harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jalur laut. Perjalanan via laut ini yang paling lama, bisa mencapai 10 bahkan sampai 12 jam tergantung kondisi cuaca. Kapal yang berlayar dari dan menuju Kangean pun tidak setiap hari ada. Tidak jarang pelayaran harus ditunda akibat ombak yang tinggi atau cuaca yang buruk sehingga harus menunggu hingga kondisi memungkinkan. Kabarnya sekarang sudah ada kapal cepat yang bisa memangkas banyak waktu perjalanan.

 

Dari pelabuhan Kangean, masih butuh waktu sekitar 1 jam berkendara untuk bisa sampai di Klinik Sosial BNI dan MER-C di Kangean. Klinik yang buka sejak pukul 8 pagi dan tutup pukul 4 sore ini dalam beberapa bulan terakhir mengadakan program penyuluhan kesehatan sebagai program rutin yang dilakukan pada hari Sabtu setiap minggunya. Dengan menggunakan kendaraan roda dua, SDM klinik mengunjungi tempat-tempat penyuluhan.

 

Sasaran wilayah penyuluhan adalah sekolah-sekolah menengah atas dan kelompok-kelompok masyarakat seperti kelompok tani, pengajian, koperasi, dll yang ada di Kangean. Bagi siswa-siswi sekolah menengah atas tema penyuluhan dipilih adalah seputar Kesehatan Reproduksi Remaja. Sedangkan tema penyuluhan untuk kelompok masyarakat biasanya adalah mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

 

Di samping penyuluhan kesehatan, ada program baru yang diterapkan di klinik ini, yaitu Kotak Amal Peduli Kangean. Program ini muncul karena didorong oleh keprihatinan SDM Klinik yang menemukan beberapa pasien dengan kasus penyakit yang cukup berat dan kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga yang tidak mampu. Sementara, klinik sosial BNI dan MER-C hanya dapat memberikan pelayanan pengobatan umum kepada para pasien.

Seperti di sebuah desa di Kec. Kangayan, SDM klinik menemukan dua pasien anak dengan diagnosa penyakit Hirsprung dan Hidrocephalus. Di antara himpitan ekonomi, kedua orangtua pasien tidak mampu mengobati penyakit anaknya apalagi untuk kasus seperti ini biasanya harus dilakukan tindakan operasi yang tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Ditambah lagi, operasi seperti itu harus dilakukan di Rumah Sakit yang peralatannya sudah cukup lengkap, itu artinya pasien harus dibawa ke kota yang tentunya membutuhkan biaya transportasi yang tidak sedikit juga.

 

 

Dari situlah muncul ide untuk membuat Program Kotak Amal Peduli Kangean. Program ini diharapkan bisa menggugah kepedulian masyarakat Kangean akan kasus kesehatan yang terjadi di daerahnya.

 

 

 

 

Kotak amal ini di tempatkan di samping pintu masuk klinik sehingga mudah terlihat oleh setiap pasien yang datang ke klinik. Tak lupa foto-foto pasien yang membutuhkan bantuan juga di pasang di dekat kotak amal tersebut. Pasien yang tergugah bisa langsung memasukkan sumbangan seikhlas dan semampunya ke kotak ini. Kotak amal ini nantinya akan dibuka dalam jangka waktu tertentu. Hasilnya akan disumbangkan langsung kepada pasien dan keluarganya dan akan dilaporkan secara terbuka kepada masyarakat. Mudah-mudahan hasil sumbangan yang terkumpul bisa sedikit membantu biaya pengobatan pasien.

 

 

 
 
 
 

JALAN JIHAD SANG DOKTER". Kisah perjalanan dr. Joserizal & Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri hingga lika-liku Pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza.
Dapatkan di Toko Buku atau MER-C
Rp. 58.500,-