MER-C

 
 
 
 

Gejolak Gaza Menyentuh Anak Medan

Email Print

Pada hari Jum’at (19/08) dari awal menginjakkan kaki  di kota Medan, dr. Joserizal Jurnalis, SpOT –salah satu Presidium MER-C- langsung disambut gejolak semangat anak Medan untuk mendengarkan kabar perkembangan program RS Indonesia di Gaza serta  kabar saudara-saudara seiman mereka di Palestina.

Pagi itu dr. Joserizal langsung menuju FK UISU (Universitas Islam Sumatera Utara) untuk membahas tentang rencana Yayasan FK UISU untuk menyekolahkan anak-anak Palestina di sini. Setelah itu, dr. Jose juga menghadiri undangan dari Masjid Al Ikhlas, Medan. Masjid Al Ikhlas adalah salah satu masjid yang sedang mengalami masalah dalam proses pendiriannya di kota Medan. Dr. Jose pun sempat menunaikan sholat Jum’at di lokasi mesjid yang menyisakan puing-puing bongkaran masjid ini.

Dalam kesempatan itu dr. Jose berkata pada jamaah yang hadir di masjid. “Allah SWT tidak membutuhkan perjuangan kita, tapi kita yang butuh untuk berjuang. Jangan pikir setelah syahadat, shalat, dan haji kita bisa langsung masuk surga. Tidak, kita masih butuh ladang-ladang perjuangan,” demikian ungkapnya.

 

Dr. Joserizal juga mengingatkan bahwa perjuangan yang dimaksud harus mengedepankan kecerdasan. Cerdas dalam berjuang, cerdas dalam emosional, dan cerdas dalam berbuat. “Prinsip dalam jihad bukan atas dasar emosi, tapi untuk mencari ridha Allah SWT,” imbuhnya. Dokter spesialis bedah tulang ini juga memaparkan bahwa dia menyaksikan bagaimana kekuatan-kekuatan kecil bisa mengalahkan kekuatan besar di Palestina, seperti Hamas yang meraih kemenangan terhadap Israel hanya dalam beberapa hari.

Usai sholat Jum’at dan bersosialisasi sedikit di lahan gusuran masjid Al Ikhlas, dr. Jose didampingi relawan MER-C Cabang Medan melanjutkan perjalanan ke acara inti, yaitu menuju Masjid Agung Medan. Di Masjid inilah acara “Ssosialisasi Progress RS Indonesia di Gaza” akan diadakan.

Relawan MER-C Cabang Medan dan sejumlah undangan telah berkumpul dan melakukan sholat Jumat di Masjid Agung Medan. Mereka menantikan acara “Sosialisasi RS Indonesia di Gaza” yang akan digelar setelah sholat Jum’at.

Pada acara ini dilakukan penggalangan dana RS Indonesia, beberapa relawan membantu membagikan leaflet dan brosur mengenai RS Indonesia kepada para jamaah dan undangan yang hadir.

Buku terbaru MER-C yag berjudul “Jalan Jihad Sang Dokter” (JJSD) juga turut dipromosikan di acara ini. Selama menunggu kedatangan dr. Jose yang masih dalam perjalanan dari masjid Al Ikhlas menuju masjid Agung, buku JJSD terjual sebanyak 23 eks dan hingga akhir acara buku habis terjual hanya menyisakan satu buku.

Ketika dr. Joserizal sudah hadir dan menyampaikan presentasi progress RS Indonesia, terlihat jamaah dan undangan yang hadir mendengarkan dengan antusias. Berbagai pertanyaan dan komentar pro & kontra pun terlontarkan dari para audiens.

Dalam kesempatan itu, dr. Joserizal menjelaskan dari A-Z mengenai pembangunan RS Indonesia di Gaza mulai dari awal mula, alasan, urgensi program ini dan lainnya. Salah satunya dr. Jose menjelaskan, pembangunan rumah sakit di Gaza itu merupakan bentuk solidaritas umat Islam Indonesia atas penderitaan warga Palestina yang mengalami konflik berkepanjangan dengan Israel.

Diakhir sosialisasi, Alhamdulillah banyak audiens yang antusias ingin membantu sosialisasi pembangunan RS Indonesia di Gaza. Mereka meminta brosur dan leaflet RS Indonesia untuk disebarkan lagi ke lingkungan mereka. Semoga semangat pembangunan RS Indonesia menjadi semangat dan amal kebaikan bersama. (MER-C Cabang Medan)

 

 
 
 
 

JALAN JIHAD SANG DOKTER". Kisah perjalanan dr. Joserizal & Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri hingga lika-liku Pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza.
Dapatkan di Toko Buku atau MER-C
Rp. 58.500,-