MER-C

 
 
 
 

MERC Jogja Adakan Diklat Manajemen Bencana bagi Para Relawan Baru

Email Print

Yogyakarta. Dalam rangka pergantian kepengurusan MERC Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Divisi Diklat MERC DIY mengadakan Diklat Manajemen Bencana Relawan Baru MERC DIY yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja. Kegiatan yang telah diselenggarakan pada tanggal 2 – 4 April 2010 ini bertempat di SDN Gondang, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY, dekat dengan Wisata Alam Kalikuning. Dengan ditambahkannya rangkaian diklat ini, panitia yang diketuai oleh M. Zakiy Muntazhar, S.Ked mengharapkan adanya antusias yang lebih dari para relawan ataupun calon relawan untuk juga terlibat langsung dalam Rapat Kerja kali ini.

  

 

Setelah berkumpul pada pukul 13.00 (ba’da sholat Juma’at) di Markas MERC DIY, Jalan Monjali 16 C, Nandan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, peserta yang berjumlah 49 orang putra – putri diberangkatkan menggunakan truk TNI AD KOREM 072/ Pamungkas menuju lokasi. Peserta langsung melakukan check in ke dalam ruang kelas SD dan melakukan persiapan untuk pembukaan diklat dan materi in door sampai malam hari.

 

Dr. Muhammad Sayuti Daud selaku Ketua Umum MERC DIY memberikan pembekalan dalam sambutannya dengan pesan bahwa diklat ini menjadi wadah relawan untuk memperbanyak bekal sebagai relawan, sehingga ketika nanti diperlukan dapat memberikan bantuan dengan maksimal, bukannya malah merepotkan para korban. Pembukaan dilakukan di ruang utama SDN Gondang oleh Pembina MERC DIY, dr. Sri Aminah, Sp. A dengan pengalungan slayer secara simbolis kepada salah satu wakil peserta yakni Annisa Luthfia Imani, mahasiswi Pendidikan Dokter FK UGM Angkatan 2009.

 

Sebelum memasuki materi, dr. Sri Aminah, Sp. A langsung menyambung uraian mengenai pengalamannya selama ini dalam menangani bencana. Materi pertama yakni Common Emergency Case in Disaster diberikan oleh dr. Taufiq Nugroho, Sp. B, salah seorang relawan senior MERC yang juga turut terjun saat menangani bencana gempa bumi Sumatera Barat kemarin. Materi Kedua yakni mengenai Initial Assessment diberikan oleh dr. Moch. Djunaidi, Sp. B. Materi berikutnya yang cukup membuat kocak relawan yang sudah mulai ”hipoksia otak” (red: mengantuk) diberikan oleh Satuan Brimobda DIY, dimana menjelaskan tentang Dasar – dasar Navigasi dan Survival.

Setelah itu, Dr. Arif Rahman, salah seorang relawan MERC Jogja yang saat ini aktif di MERC Pusat dan juga salah seorang Tim ke-2 MERC untuk Gaza memberikan materi mengenai Manajemen Bencana. Para relawan yang awalnya tertunduk karena mata yang mulai memberat menjadi segar kembali setelah melihat foto – foto misi MERC baik di dalam maupun luar negeri yang dibawa oleh dr. Arif. Meskipun sudah begitu larut, yakni pukul 22.30, secara umum peserta masih dapat mengikuti 2 materi terakhir yakni: Fraktur dan Imobilisasi oleh dr. Adam Moeljono dan Transportasi dan Evakuasi oleh dr. Asep. Materi kuliah berakhir pada pukul 00.30 dan selanjutnya peserta langsung diarahkan untuk istirahat penuh sebagai persiapan untuk esok harinya.

 

Materi Diklat hari berikutnya, dilakukan penuh di luar ruangan, alias out door. Pertama-tama, para relawan dibawa ke Wisata Kalikuning untuk melakukan outbond bersama Tim Outbond Adventure, yang dikomandoi oleh Mursyid, seorang relawan MERC DIY. Sekalipun harus berjalan sampai lokasi yang kira-kira berjarak 3 km, para relawan tampak tidak lelah sedikitpun. Bersama panitia yang juga melebur kedalam peserta, semua relawan tampak menikmati beragam permainan yang disajikan oleh Tim Trainer. Outbond diakhiri dengan terjun menggunakan tali dari atas Jembatan oleh hampir seluruh peserta dan panitia.

 

Setelah materi kesolidan tim yang dintegrasikan ke dalam permainan-permainan out-bond, relawan dibagi kedalam 4 kelompok untuk secara bergilir memperoleh materi dalam pos-pos workshop antara lain: Pos I oleh dr. Wicaksono (Materi Initial Assessment), Pos II oleh dr. Ida (Materi Resusitasi Jantung-Pulmo), Pos III oleh dr. Adam Moeljono (Materi Fraktur dan Imobilisasi), dan Pos IV oleh dr. Bagus Aulia Mahdi bersama tim (Materi Evakuasi dan Transportasi). Disini masing-masing kelompok dipersilakan untuk mendapatkan materi kuliah singkat dan praktek selama 30 menit. Dengan workshop, diharapkan relawan lebih memahami aplikasi dari materi – materi yang telah diberikan di dalam kuliah ruangan sebelumnya.

Setelah sholat Ashar, relawan diberi materi Simulasi Manajemen Bencana yang secara langsung dipandu oleh dr. Arif rahman dari MERC Pusat. Peserta dikondisikan menjadi sebuah tim besar MERC DIY yang ditugaskan untuk menangani korban bencana gempa bumi dalam radius 200 m. Dalam radius tersebut, disebar beberapa korban, keluarga korban, dan penduduk dengan skenario harus ditangani segera oleh tim rescue. Kegiatan simulasi ini berakhir saat adzan maghrib dikumandangkan. Setelah sholat maghrib, dilanjutkan dengan feedback untuk simulasi oleh dr. Arif Rahman dan dr. Muhammad Sayuti Daud.

 

Acara malam diisi dengan pertemuan masing-masing divisi MERC DIY untuk persiapan Rapat Kerja esok harinya. Rapat Kerja MERC, pada Ahad, 4  April 2010, berhasil merumuskan agenda-agenda kerja masing-masing divisi selama setahun kedepan dan pembentukan pengurus baru. Semoga dengan para Kadiv dan Relawan-Relawan yang baru ini, kepengurusan MERC DIY dibawah kepemimpinan dr. M. Sayuti Daud dapat lebih memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Amin.

 

 

 

 

 
 
 
 

JALAN JIHAD SANG DOKTER". Kisah perjalanan dr. Joserizal & Tim MER-C ke berbagai wilayah perang, konflik dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri hingga lika-liku Pembangunan RS INDONESIA di Jalur Gaza.
Dapatkan di Toko Buku atau MER-C
Rp. 58.500,-