Jakarta (SI ONLINE) – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) bersama sejumlah LSM kemanusiaan, seperti AWG (Aqso Working Group) dan Institute pendukung lainnya, mengumumkan menggalang seluruh kekuatan umat untuk pembebasan Al Aqqsha dan Palestina. Upaya menggalang seluruh kekuatan umat Islam itu akan dibicarakan dalam International Conference for The Freedom of Al-Quds and Palestina, yang akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika Bandung, Jawa Barat, Rabu-Kamis tanggal 4-5 Juli 2012.
“Rakyat Indonesia menuntut segera terwujudnya kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel. Mengingat penjajah Zionis Israel secara sepihak mendeklarasikan berdirinya negara Israel dibumi Palestina pada tanggal 15 Mei 1948. Sejak saat itu Zionis Israel dan sekutu-sekutunya tidak henti-hentinya menodai citra mulia Al-Quds dan Palestina secara umum. Mereka menjadikan Al-Quds dan Palestina sebagai kancah pemerkosaan Hak Asasi Manusia (HAM) yang terburuk sepanjang sejarah manusia,” kata MER-C dalam konferensi pers, di Sekretariatan MER-C, Jl kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (30/5/2012).
Selain itu terpilihnya Gedung Merdeka Bandung oleh panitia disebabkan gedung Merdeka Bandung memiliki nilai historis dalam kemerdekaan negara-negara Asia-Afrika.
“Gedung Merdeka Bandung memiliki nilai historis dalam kemerdekaan negara-negara Asia Afrika pasca Konfresnsi Asia Afrika tahun 1955, dan sebagai simbol anti imperialisme. Diharapkan spirit KAA Bandung menginspirasi kemerdekaan Palestina, satu-satunya negara didunia yang hingga saat ini masih terjajah dan belum merdeka,” lanjutnya.
Menurut anggota Presidium MER-C, Dr. Joserizal Jurnalis Sp.OT, upaya menggalang seluruh kekuatan umat Islam ini untuk menyamakan persepsi, baik persepsi rakyat Indonesia dan persepsi rakyat dunia, khususnya negara-negara yang berada disekitar wilayah Palestina.
“Ini kita lakukan untuk menyamakan persepsi di kita sebagai rakyat dan umat muslim Indonesia, dan juga rakyat dunia, tentang persamaan persepsi berupa misi dan visi serta tujuan bersama memerdekakan Palestina, ini semua juga di khususkan untuk negara-negara yang ada disekitar Palestina” kata dokter Jose dalam kesempatan yang sama.
International Conference for The Freedom of Al-Quds and Palestina rencananya akan menghadirkan pembicara intidari luar negeri seperti Syeikh Aly Al-Abbasy (Imam dan Khatib masjid Al-Aqsha Palestina), Syeikh Abdurahman Yusuf Al-Jamal (Rois Ma’had Darul Quranul Kamir was Sunnah Gaza) dan Syeikh Umar bin Sulaiman Al-Asyqar (Universitas Yordania), sementara itu, pembicara dari dalam negeri, Ketua DPR RI Marzuki Alie, Ketua Persis KH Maman Abdurrahman, Imam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Muhyiddin Hamidy, dan ada beberapa pembicara lainnya.
Para peserta merupakan undangan para ulama dan aktifis pergerakan dunia Islam yang konsen dengan pembebasan Al-Aqsha dan Palestina, Duta Besar negara-negara Islam, NGO atau LSM yang bergerak dibidang Al-Aqsha dan Palestina, dan pihak-pihak yang terkait untuk berpartisipasi.
Ditambahkan oleh Ustadz Ali Farhansani, selaku moderator Konferensi pers “Menyongsong Palestina dari Penjajahan Zionis Israel”, MER-C dan panitia turut mengundang wartawan media massa.
”Kami sebagai panitia juga turut mengundang teman-teman media. Teman-teman media akan mendapatkan fasilitas, dan insya Allah akan ada mobil yang berangkat bersama dari MER-C di hari H, dan kami juga akan memberikan safety room untuk teman-teman media", katanya.
Ali menambahkan, "Akan ada sayembara menulis artikel tentang Palestina untuk wartawan yang hadiahnya bisa ikut bersama kami dalam perjalanan selanjutnya," katanya.
Peserta yang berminat untuk hadir dalam acara International Conference for The Freedom of Al-Quds and Palestina, yang akan diselenggarakan di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika Bandung, Jawa Barat, Rabu-Kamis tanggal 4-5 Juli 2012, dapat menghubungi Panitia Konfrensi dengan linetelephon 021-82498933 atau 0821-82036019 (Indonesia), 085293476101 (Arabic) atau 085788517626 (English).
Rep: Mesyah Achreini


