Tim Medis MER-C bersama Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Tim Medis MER-C bersama Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Kondisi Terkini Kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Siaran Pers Sabtu, 12 Agustus 2017 00:00

Jakarta - Menyusul kondisi kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang menurun pasca pemeriksaan terakhir yang dilakukan Tim Medis MER-C, Rabu (25/5) di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, MER-C sebagai lembaga medis yang selama ini mendampingi kesehatannya, segera melayangkan surat permohonan agar ulama sepuh terpidana kasus terorisme ini mendapat izin untuk dapat melakukan pemeriksaan ke luar Lapas. Permohonan pemeriksaan ke rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap dilakukan guna mengetahui penyebab pembengkakan pada tungkai dan melakukan tindakan pengobatan yang diperlukan.

 

Surat permohonan pemeriksaan ini ditujukan langsung oleh Presidium MER-C kepada Presiden RI dengan tembusan Wakil Presiden RI dan berbagai Kementerian serta Lembaga terkait. Surat tertanggal 2 Juni 2017 itu berisi permohonan agar Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dapat melakukan MCU (Medical Check Up) di Rumah Sakit yang dipilih oleh MER-C, yaitu RS Jantung Harapan Kita, Jakarta. RS Jantung Harapan Kita dipilih karena adanya kekhawatiran bahwa bengkak berulang pada tungkai yang dialami Ustadz Abu Bakar Ba’asyir terkait dangan fungsi jantung.

Setelah melalui proses perizinan yang cukup panjang, pada awal Agustus 2017 surat tersebut disetujui.

 

Rabu sore (9/8) dengan pengawalan ketat, ulama berusia 80 tahun itu dibawa dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Bogor menuju RS Jantung Harapan Kita. Tim Medis dan ambulans MER-C turut mendampingi dalam iringan. Sekitar pukul 19.00, iringan tiba di RS Jantung Harapan Kita. Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang selama ini mengalami tahanan isolasi langsung dibawa menuju ruangan rawat super VIP dan mendapatkan pemeriksaan awal dari Tim Dokter rumah sakit.

Kamis (10/8), serangkaian pemeriksaan Medical Check Up berupa Advance Cardiac Screening beserta beberapa pemeriksaan tambahan seperti MS CT (Multi Slice Computed Tomography) untuk toraks (rongga dada), abdomen (perut), dan coroner (pembuluh jantung) dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan penjagaan ketat dari aparat.

 

Dari seluruh pemeriksaan yang telah dilakukan, kondisi kesehatan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir secara umum baik dengan resume medis Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) dan Congestive Heart Failure (CHF). Adapun penyebab tungkai bengkak adalah gangguan katup pembuluh balik tungkai atau Chronic Venous Insufficiency (CVI).

Beberapa penurunan nilai fungsi organ masih dalam batas normal untuk usia yang sudah mencapai 80 tahun. Adapun hal lainnya yang menjadi perhatian adalah Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) dan bengkak pada tungkai.

Keluhan-keluhan yang ada akan ditangani melalui pemberian obat oral dan dijadwalkan untuk melakukan kontrol kembali dalam satu bulan ke depan.

 

MER-C adalah Tim Medis yang diminta keluarga untuk mendampingi kesehatan Abu Bakar Ba’asyir selama dalam masa penahanan. Tim MER-C yang terdiri dari dokter spesialis orthopaedi, dokter spesialis penyakit dalam, serta dokter umum secara rutin mengunjungi untuk mengecek kesehatan Ustadz Abu sejak ditahan di LP Salemba, LP Cipinang, LP Pasir Putih Nusa Kambangan hingga akhirnya dipindahkan ke LP Gunung Sindur Bogor.

Selanjutnya, ke depan Tim MER-C akan merekomendasikan agar Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dapat melakukan Comprehensive Geriatric Assessment untuk mengetahui status fungsional, mental, dan nutrisi secara komprehensif.

 

Rekening Donasi amanah Keluarga Mujahid dapat disalurkan melalui:

BSM, 701.565.8953

Atas nama Medical Emergency Rescue Committee

 

Info:

www.mer-c.org

0811990176

Baca 1524 kali Terakhir diubah pada Senin, 14 Agustus 2017 11:46

Alamat MER-C

{google_map}60.1705,24.9384{/google_map}

 

Jl. Kramat Lontar No. J-157 Senen, Jakarta Pusat Indonesia 10440
Telp            : (021) 3159235
Fax             : (021) 3159256
Call Center  : 0811 99 0176
E-mail : office@mer-c.org